Menjelang malam sehabis maghrib, istriku berteriak-teriak memanggilku. Ternyata ada ular menyelinap di balik tumpukan buku-buku di kamar. Waktu itu istriku sedang nonton TV sambil menemani tidur si kecil. Akupun bergegas mengangkat anakku keluar kamar. Aku dan istriku heran, dari mana ular itu masuk? Sejak kapan? Padahal malam harinya kupakai tidur itu kamar. Sepertinya ular itu [...]
Arsip untuk ‘Celoteh’ Kategori
Ular Ngamar
Diposkan dalam Celoteh pada Maret 11, 2009 | Leave a Comment »
Namanya, Habib.
Diposkan dalam Celoteh pada Februari 2, 2009 | Leave a Comment »
Alhamdulillah, pada hari Minggu 18 Januari 2009, jam 23.28 istriku melahirkan anak pertama melalui persalinan normal. Dengan ditangani oleh 4 orang bidan di RS Puri Bunda, Jl. Simpang Sulfat Malang, anakku lahir ke dunia dengan status kelamin laki-laki, berat: 3,7 kg, dan panjang 51 cm. Minggu 25 Januari 2009, genap satu minggu usianya, dilaksanakanlah aqiqah [...]
Makna di Balik Nama Anak(ku)
Diposkan dalam Celoteh pada Februari 2, 2009 | Leave a Comment »
“Apalah arti sebuah nama”, demikian kata William Shakespeare. Nama sebaik apa pun belum tentu membuat si pemilik nama menjadi baik pula. Sebuah nama nampaknya hanyalah salah satu tanda untuk mengenali seseorang. Namun bagiku, persoalan nama bukanlah hal mudah. Apalagi dalam hal memberi nama si buah hati. Nama tentunya mengandung arti yang mendalam, punya falsafah, punya [...]
Sentimen
Diposkan dalam Celoteh pada Januari 16, 2009 | Leave a Comment »
Kalau percaya mentah-mentah kepada Nietzsche memang gawat, karena orang seperti ini begitu sinis. Contohnya, dalam memaknai sentimen. Dalam On The Genealogy of Morals, Nietzsche berpendapat bahwa orang yang mau maju itu harus punya sentimen..
Sesungguhnya ujaran Friedrich Nietzsche (1844-1900) tentang sentimen ini harus dipahami dalam terminologi mentalitas Tuan-Budak yang popular itu (Fransisco Budi [...]